Pelatihan Keselamatan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS)

Senin, 08 Oktober 2018 Government

Oleh blud rsia aceh

RSIA melaksanakan Pelatihan Keselamatan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS)

Untuk meningkatkan pelayanan rumah sakit dan mampu bersaing dalam era globalisasi, kesehatan dan keselamatan kerja (K3) merupakan salah satu factor penting dalam menunjang pertumbuhan, peningkatan produktifitas dan daya saing rumah sakit. Penerapan K3 yang terprogram dan terencana serta didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki kompetensi yang mumpuni dalam bidang K3 akan mendapat membantu mencapai sasaran tersebut. Pelatihan K3 rumah sakit dirancang berbasis kompetensi sesuai kebutuhan dan perkembangan rumah sakit di Indonesia dan mengacu pada standar-standar Nasional dan Internasional. Kemampuan mengelola keselamatan oleh SDM rumah sakit akan meningkatkan kualitas pelayanan. Hal ini akan terscipta apabila seluruh SDM yang ada faham akan pelayanan terbaik. Akhir-akhir ini pengelolaan keselamatan di RS mendapatkan sorotan baik di media massa, media sosial maupun media politik, yang pada gilirannya membawa nama baik penampilan rumah sakit tersebut, hal ini tercuat dengan banyaknya kasus-kasus kecelakaan dirumah sakit baik yang disebabkan oleh kesalahan pasien, human erorr ataupun masalah teknis operasional.

Rumah sakit Ibu dan Anak Melaksanakan Pelatihan Keselamatan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), untuk dua gelombang masing-masing pada tanggal 4 dan 5 Oktober 2018, yang dilaksanakan di Aula RSIA, dengan Nara Sumber Tim K3 RSIA.

                                         

Secara garis besar tujuan program ini diantaranya setelah menyelesaikan program pelatihan ini diharapkan peserta mampu:

  1. Memahami dan mengusai prinsip sekaligus sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja di rumah sakit.
  2. Memahami dan menguasai terkait dengan kebijakan dan peraturan K3 di rumah sakit.
  3. Peserta mampu membuat, mendokumentasikan serta merencanakan program-program K3.
  4. Peserta mampu mengimplementasikan K3 dalam aktifitas kerja dan mampu melakukan upaya-upaya pencegahan kecelakaan yang mungkin terjadi.
  5. Mempunyai ketrampilan dan keahlian dalam evakuasi pasien dan penyelamatan dokumen dan aset penting.
  6. Meningkatkan ketrampilan mengendalikan Bahan Berbahaya dan Beracun / B3.
  7. Mempersiapkan Rumah Sakit memenuhi standart Akreditasi Rumah Sakit (KARS/JCI)
  8. Mampu membuat KPI K3 baik leading maupun lagging.

OUTLINE TRAINING K3 RUMAH SAKIT

  1. Peraturan dan perundang-undangan K3 Rumah Sakit
  2. Implementasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit persyaratan akreditasi JCI (Joint Commission International /KARS (komite akreditasi rumah sakit Indonesia)
  3. Dasar-dasar dan prinsip K3
  4. Pengenalan Sistem K3 Rumah Sakit
  5. Penyusunan program K3 Rumah Sakit
  6. Identifikasi dan penilaian serta pengendalian resiko bahaya di Rumah Sakit meliputi: Bahaya Fisik, bahaya kimia, bahaya biologi, bahaya fisiologi, bahaya psikologi dan lain sebagainya.
  7. Penanganan dan perawatan medis terkait dengan resiko bahaya yang ditimbulkan (Tabung Gas Bertekanan, Jarum Suntik, Panel Listrik etc)
  8. Penggunaan alat pelindung diri (APD ) terkait dengan bidang medis (Masker, Sarung Tangan, Kaca mata, etc
  9. Laboratory safety
  10. Penanganan bahan-bahan kimia (cair/padat) yang mudah terbakar dan meledak
  11. Penanganan dan pengolahan limbah Rumah Sakit
  12. Budaya dan Prilaku K3